BREAKING NEWS

Tingkat Kekerasan Pada Perempuan dan Anak di Kota Jambi Cukup Tinggi, Sampai Agustus Capai 160 Kasus


BEJANANEWS, Jambi - Tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Jambi terbilang cukup tinggi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mencatat kasus ini mencapai 160 kasus hingga Agustus 2026.

“Itu data Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi,” kata Wali Kota Jambi, Maulana.

Angka ini meningkat jika dibanding 2025. Di mana sepanjang 2025 lalu tercatat hanya ada sebanyak 149 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Kekerasan terjadi dalam berbagai bentuk, baik terhadap perempuan maupun anak," katanya.

Kekerasan fisik tercatat terhadap 27 perempuan dan 20 anak. Sedangkan kekerasan psikis dialami 30 perempuan dan 14 anak.

Kasus kekerasan seksual tercatat terhadap tujuh perempuan dan 27 anak, kata dia, UPTD PPA juga mencatat sembilan perempuan dan 11 anak mengalami penelantaran.

Kemudian terdapat satu kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap perempuan serta 14 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap perempuan.

"Tingginya kasus tersebut menjadi perhatian untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan perlindungan terhadap perempuan serta anak," ujarnya.

Ia mengatakan penanganan tidak hanya dilakukan setelah kasus terjadi, tetapi juga harus melalui deteksi dini dan edukasi di lingkungan keluarga serta masyarakat.

Pihaknya mendorong kolaborasi lintas sektor dalam membangun layanan perlindungan yang terpadu bagi korban.

Penguatan layanan tersebut mencakup pendampingan, perlindungan, dan pemulihan korban serta upaya pencegahan tindak kekerasan, TPPO, perkawinan anak, dan perlindungan anak yang berhadapan dengan hukum. (*)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar