BREAKING NEWS

Manfaatkan Surutnya Sungai Batanghari, Perburuan Benda Antik Kian Marak

 


BEJANANEWS, Muarojambi – Perburuan benda antik di aliran Sungai Batanghari kian marak dilakukan oleh masyarakat.

Masyarakat menyelami dasar sungai Batanghari dengan harapan menemukan benda antic bernilai ekonomis.

Padahal, tanpa peralatan penyelaman yang memadai, aktivitas tersebut dapat membahayakan.

Menyikapi hal itu, Unit Reskrim Polsek Jalur Luar Kota (Jaluko), Polres Muaro Jambi bersama pemerintah Desa Senaung membubarkan aktivitas perburuan yang dilakukan masyarakat sekitar.

"Kami mendapat laporan dari masyarakat di Desa Senaung, dan melalui pak kades juga, kami turun ke lokasi untuk menjaga ketertiban masyarakat, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Kanit Reskrim Polsek Jaluko, Ipda Budi Setiawan, Rabu (23/0/2026) kemarin.

Aktivitas perburuan barang antik di dasar Sungai Batanghari ini marak kembali karena surutnya aliran sungai.

Menurutnya, dari pantauan lapangan, masyarakat yang diduga berasal dari wilayah hilir tersebut menggunakan puluhan perahu mesin.

Mereka menyelam ke dasar sungai menggunakan selang dan alat penyaring sederhana untuk mencari barang antik, benda cagar budaya, emas, hingga besi tua.

Saat mereka tiba di lokasi, para pelaku langsung membubarkan diri. Selanjutnya, seluruh perahu serta peralatan selam disita dan diminta untuk segera dikeluarkan dari area Sungai Batanghari di wilayah Desa Senaung.

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang melakukan aktivitas di Sungai Batanghari, untuk tidak lagi melakukan aktivitas yang mengganggu kenyamanan dan ketertiban masyarakat," tegasnya.

Kepala Desa Senaung Bustomi mengungkapkan kegiatan itu telah berlangsung selama satu pekan terakhir.

"Ini informasi yang kami dapat, dia mencari besi, kalau ada peninggalan mungkin zaman dahulu kan, mungkin itu yang bisa diambil. Kehadiran mereka membuat warga merasa risih dan terganggu," ungkap Bustomi.

Menurut dia, Sungai Batanghari merupakan sumber air utama bagi kebutuhan mandi dan mencuci warga harian.

Aktivitas pengerukan dasar sungai oleh para pemburu barang antik membuat kondisi air yang sudah menyusut akibat kemarau menjadi semakin keruh dan berpotensi mengganggu kesehatan warga. (*)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar