Pertamina EP Jambi Dorong Lansia Hidup Sehat dan Lebih Produktif
0 menit baca
Para lansia dan tim dari Pertamina EP Jambi tengah menata motif batik ecoprint yang akan dicetak. (bejananews.com)
BEJANANEWS, Muarojambi - PT Pertamina EP Jambi Field memberdayakan potensi masayarakat lanjut usia (lansia) untuk mendapat nilai lebih pada masa tuanya.
Pertamina EP mendorong lewat program CSR menginisiasi program yang disebut dengan semangat lanjut usia untuk berkarya, sehat, sejahtera (Senja Karsa).
Program ini dilaksanakan di Desa Kota Karang, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi.
Senior Officer CID PHR Zona 1 Winda Damelia menyampaikan bahwa program tersebut mengembangkan konsep creative aging melalui pemberian keterampilan kepada lansia dengan memanfaatkan potensi lokal.
“Salah satunya pembuatan batik ecoprint menggunakan daun tanaman sebagai motif,” katanya.
Menurutnya, program ini menggabungkan kegiatan kreatif dengan aspek kesehatan dan pengembangan ekonomi masyarakat.
"Pengembangan keberlanjutan melalui sociopreneurship tetap berkaitan dengan kesehatan, salah satunya melalui pembuatan batik ecoprint sebagai bentuk terapi seni," ujarnya.
Sebanyak tiga lansia terlibat dalam kegiatan produksi ecoprint dengan memanfaatkan daun pakis sebagai motif lokal.
Sejak dimulai pada 2025, kelompok tersebut telah memproduksi sekitar 50 lembar kain ecoprint.
Proses pembuatan satu kain membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga hari, mulai dari penataan bahan hingga proses pewarnaan dan pengolahan motif.
“Kalau mereka aktif, ini akan meningkatkan organ dari lansia yang berimplikasi kepada kesehatan para lansia itu sendiri,” tambahnya.
Ia mengatakan kegiatan masih berada pada tahap produksi saat ini dan belum memasuki tahap pemasaran.
"Kami akan menyusun mekanisme pemasaran serta pemanfaatan hasil penjualan untuk menjaga keberlanjutan produksi dan memberikan manfaat ekonomi bagi para lansia," ungkapnya.
Melalui program Senja Karsa ditargetkan terbentuk kelompok lansiapreneur yang mampu mengembangkan kegiatan produktif secara berkelanjutan berbasis potensi lokal.
Sementara Penjabat (Pj) Kepala Desa Kota Karang, Suandi menyampaikan melalui kegiatan ini para lansia memperoleh kesempatan untuk kembali belajar, mengingat pengetahuan yang telah dimiliki.
“Selain itu juga mendapatkan berbagai pelatihan yang mendukung kesehatan dan produktivitas mereka,” tegasnya. (*)
