BREAKING NEWS

Ratusan Pengguna Hingga Bandar Diamankan Selama Operasi Sarang Narkoba di Jambi

2,7 Kg Sabu, 2.657 Butir Ekstasi, 7,84 Ganja Hingga Etomidate Disita


Operasi yang dilakukan di Pulau Pandang beberapa waktu lalu. (ist)

Bejananews.com, Jambi - Sebanyak 213 orang tersangka berhasil diamankan selama operasi sarang narkoba yang dilakukan Polda Jambi dan jajaran sejak 9 hingga 26 Oktober 2026.

Dari total tersebut, 140 orang berstatus tersangka penyalahguna, 22 orang sebagai kurir, 46 orang sebagai pengedar, dan 5 orang sebagai bandar.

Operasi ini merupakan upaya menekan peredaran narkoba dan melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Salam operasi itu, tim berhasil menyita barang bukti narkotika berupa sabu seberat 2.699,955 gram atau sekitar 2,7 kilogram, ganja seberat 7,84 gram, ekstasi sebanyak 2.567 butir, serta etomidate sebanyak 62 ml dan barang bukti lainnya.

“Operasi Sarang Narkoba atau Kampung Narkoba akan terus kami lanjutkan secara optimal dan masif guna menekan penyalahgunaan serta mempersempit ruang gerak peredaran narkotika di wilayah Provinsi Jambi,” ujar Kapolda Jambi Irjen Pol Widodo melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji, Selasa (27/10/2026).

Ia menegaskan, upaya pemberantasan narkoba tidak hanya berfokus pada penindakan terhadap bandar, pengedar, dan jaringan narkotika, tetapi juga mencakup penanganan serta pemulihan pengguna melalui rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Intinya, kami berkomitmen untuk memulihkan pengguna yang memenuhi persyaratan rehabilitasi sekaligus memberantas bandar narkoba beserta seluruh jaringannya. Penanganan terhadap pengguna dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan asesmen sesuai ketentuan hukum, sedangkan bandar, pengedar, kurir, serta pihak lain yang terbukti terlibat tindak pidana akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Dia mengimbau masyarakat agar tidak takut melaporkan dugaan tindak pidana narkotika melalui Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis.

“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian mengungkap peredaran narkoba dan memutus mata rantai jaringan pelakunya. Dengan sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat, kami berharap ruang gerak bandar narkoba semakin sempit dan generasi muda terlindungi dari bahaya narkotika,” pungkasnya. (*)


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar